Minggu, 06 Juli 2008

John Calvin Theology

Ini aku tulis apa yang aku catat (menulis yang dicatat=p) waktu mendengarkan progsif tentang John Calvin, one of the spiritual giants in reformation era.

1. Biografi
- Kalau dibandingkan dengan Luther : dia less attractive, lebih calm, and structured (fruits of thoughts are more organized in certain places)
- Dilahirkan tahun 1509 di Noyon, Prancis
- Belajar di Paris, Orleans dan Bruges (dia mengenal pengaruh2 humanisme dan englightenment di tempat2 ini)
- tahun 1534 meninggalkan Paris (ada hubungannya dengan Nicholas Cop), lalu belajar bahasa Ibrani di Basel, sampai akhirnya menulis Institutio edisi I

*) Adalah kecelakaan kalau lebih kenal teologi daripada Alkitab, tapi juga omong kosong baca Alkitab tanpa 'skull of theological thoughts'

- tahun 1536 memutuskan pindah ke Strasbourg, via Jenewa (bertemu Farel disitu) dimana dia mendukung reformasi di Jenewa.
- Calvin muda orangnya tidak sabaran, sehingga tahun 1538 reformasinya gagal, lalu dipaksa meninggalkan Jenewa.
- Strasbourg (Bucer's Farelism: bilang Calvin itu seperti Yunus yang lari). Setelah 3 tahun Konsili Jenewa memintanya untuk kembali. Tapi dia enggan dan berkata: "I'd prefer a hundred other deaths to that cross, on which I should have to die a thousand times a day". Dia mengalami trauma ketertolakan dan panggilan ini menguji dia apakah dia mentuhankan perasaannya atau tidak.
- menjalani hidup Austere: 1x makan sehari, tidur sangat sedikit.- kuburannya hanya ditandai dengan batu biasa (plain stone)

2. Pemikiran2 Teologis
- Thoughtful, no hint of profound personal struggles (tidak seperti Luther yang cukup mengutamakan personal experience).
- Institutes of the Christian Religion (ICR) and Bible Commentaries
- ICR books:
1. Knowledge of God the Creator.
2. Knowledge of God the Redeemer in Christ, first disclosed to the Fathers under the Law, then to us in Gospel.
3. The way in which we receive the grace of Christ (classical soteriology): what benefits come to us from it, and what effects follow (following soteriology)-> justification and sanctification in Christian life.
4. The external means or aids by which God invites us into the society of Christ -> doktrin gereja, sacrament, government*)The center of Calvin's Theology:Unio cum Christo, meditatio futurae vitae, Providentia Dei, Predestination, Gloria Dei: semua saya lakukan HANYA bagi kemuliaan Tuhan (versus Soli Deo Gloria: semua kemuliaan HANYA bagi Tuhan)

(to be continued)

Tidak ada komentar: