Ini Minggu pertama kali aku menulis ttg yang kudapat dari khotbah GRII sore...ini bukanlah ringkasan khotbah, tp hal2 yg menegur, menangkap perhatian yang mgkn berguna buat hidupku suatu saat nanti.
Pembicara: Pdt DR Stephen Tong
Bacaan Alkitab: Kejadian 31: 22-55
Topik: Laban mengejar Yakub dan perjanjian mereka
Hal-hal yang didapat:
1. Adanya konsep "common grace" dari Tuhan untuk menahan orang untuk berbuat dosa (meskipun dia bukan kristen) - ayat 24 : Pada waktu malam datanglah Allah dalam suatu mimpi kepada Laban,.....berfirman kepadanya: "Jagalah baik-baik, supaya engkau jangan mengatai Yakub dengan sepatah katapun"Tuhan, dalam mimpi, melarang Laban untuk mengatai Yakub (berbuat dosa). Kalau dilihat dalam konteks jaman ini, Tuhan juga menciptakan barrier2 yang menahan manusia dari berbuat dosa, antara lain dengan memberikan pemerintah, polisi, hukum, hati nurani, dsb.Tapi ada kemungkinan suatu saat nanti common grace ini bisa saja diambil Tuhan, dan pada saat itu kejahatan makin merajalela, pemerintah semakin powerless, berdosa sudah jadi hal biasa, dan orang lebih sulit menerima kebenaran Firman Tuhan.
2. Jangan sembarangan menjamin orang lain - ayat 32: "Tetapi pada siapa engkau menemui dewa-dewamu itu, janganlah ia hidup lagi. Periksalah di depan saudara-saudara kita segala barang yang ada padaku dan ambillah barangmu." Sebab Yakub tidak tahu, bahwa Rahel yang mencuri terafim itu.Yakub begitu confident bahwa ia dan rombongannya tidak mengambil terafim (dewa-dewa) milik Laban, padahal Rahel melakukannya, tapi ia tidak tahu. Ia sudah sesumbar bahwa siapa yang mengambil terafim itu, janganlah ia hidup. Bayangkan, bagaimana sedih dan meratapnya Yakub jika Rahel, orang yg paling dicintainya, kedapatan mencuri dan harus mati karena sesumbarnya sendiri??Untung Tuhan masih baik sama dia, karena Laban akirnya tidak menemukan terafim itu.Berapa sering kita terlalu percaya pada teman dekat kita. misalnya kalau dia butuh uang dan kita bantu dia pinjam sama orang lain, kita kadang2 berani jamin dia :"udahlah pinjamkan saja uang sama dia. nanti saya yang jamin. dia pasti kembalikan"...Teman dekat itu (kalau tidak tahu terima kasih), ketika tahu kalau kita yang jamin, seringkali seenaknya, uang dihabiskan dan tidak bisa bayar, akirnya kita yang harus menanggung semua karena kita yang jamin dia.
3. Kesombongan orang kaya yang kira dia memberi anugerah pada orang miskin dengan memberi mereka lapangan pekerjaan - ayat 43: Lalu Laban menjawab Yakub: "Perempuan-perempuan ini anakku dan anak-anak lelaki ini cucuku dan ternak ini ternakku, bahkan segala yang kaulihat disini adalah milikku;..."Yakub bekerja 20 tahun dengan setia dan karena itu ternak Laban bertambah sangat banyak karena penggembalaan Yakub. Laban pun mengakuinya sendiri pada Kej 30:27 yang berkata karena Yakub, dia diberkati Tuhan. Tapi sekarang dia lupa, dan mengklaim semua adalah milik dia. Yakub bisa hidup, punya pekerjaan, punya istri, Laban kira itu karena jasa dia. Padahal manusia harus ingat, semua berkat itu adalah dari Tuhan. Tuhan memelihara orang kaya yang jadi bos, Tuhan yang sama juga memelihara orang yang bekerja pada bos itu. Jangan mencuri kemuliaan Tuhan!
Soli Deo Gloria!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar