Speaker: Pdt. Dr. Stephen Tong (26 September 2008)
A. Didalam Alkitab, bagaimana ciri2 orang kristen sejati?
1. Saling mengasihi (Yoh 13:34-35)
- Inilah perbedaan dasar antara kristen dengan iman kepercayaan lain. Manusia berdosa, Allah murka dan keadilanNya dijalankan, maka harus ada hukuman setimpal. Tapi keadilan ini dijalankan dengan konsep substitusi melalui karya Kristus. Allah itu setia dan juga adil. Prinsip keadilan yang seperti ini melampaui semua agama di dunia ini.
- Setiap kali kita bicara keadilan dalam kekristenan, kita bicara tentang kasih, dan sebaliknya. Karya Kristus menunjukkan kasih Allah sekaligus keadilan Allah.
- NB: Yoh 13:34 -> perintah baru. Apa maksudnya? Dalam hal ini Yesus mengkontraskan kasih dalam PL dan PB, dimana pada saat PL kasih lebih kearah individual love. Sedangkan di PB Yesus mengajarkan tentang mutual love yang menjadi dasar persekutuan.
- Mari kita kontraskan dengan islam. Dalam islam, righteousness atau justice itu identik dengan revenge. Mata ganti mata, gigi ganti gigi. Ini diturunkan dari nenek moyang mereka yaitu UU Hamurabi. Tidak ada pengampunan, yang ada keadilan. Hal ini juga menjadi prinsip orang Yahudi.
2. Berbuah banyak (Yoh 15:1-8)
"I am the true wine" --> kualitas
"Berbuah banyak" --> kuantitas
Kedua hal ini tidak boleh tidak balance. Gereja mementingkan kuantitas tanpa kualitas, pengajaran tidak karuan (karismatik). Gereja ada kualitas tanpa memikirkan kuantitas, menjadi stagnan dan tidak berkembang.
3. Berani memberitakan Injil
Penginjilan adalah suatu pernyataan iman yang tidak takut mati. Paulus pernah berkata dalam Roma 10:13: "Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan", tetapi Yesus berkata: "Bukan orang yang berseru Tuhan, Tuhan yang diselamatkan, melainkan yang melakukan kehendak BapaKu di surga". Keduanya tampak bertentangan. Siapa yang benar? Dua2nya benar (kita tidak akan berani bilang Yesus salah, pun kita juga ga berani bilang Paulus salah). Jadi bagaimana sinkronisasinya?
1 Kor 12: Jikalau bukan Roh Kudus yang menggerakkan, tidak ada orang yang bisa menyebut Yesus Tuhan. Kita harus ingat bahwa Paulus mengucapkan kalimatnya itu di Roma, dimana siapapun pada saat itu yang berani menyebut Tuhan selain daripada Kaisar, maka orang tersebut akan dipenggal. Jadi, jika Roh Kudus tidak memberikan gerakan, orang tersebut tidak akan berani menyebut nama Tuhan (dengan resiko mati).
B. Bagaimana ciri2 gereja yang sejati?
1. Memelihara ajaran para rasul secara ketat (i.e. doktrin)
Orang karismatik bilang bahwa mereka tidak perlu doktrin. Hal ini melawan Alkitab, dimana jemaat mula2 bertekun dalam pengajaran rasul-rasul. Apa yang dilakukan jemaat ini didasarkan pada Amanat Agung : "ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu (rasul, red)."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar